Selasa, 03 Desember 2013

My 23rd bday

Finally, I'm 23 now..
Kind of shock, amazed of God's grace and so thank God for everything that He has done to me
I do love my life.
I'm blessed much more than I deserve.
I have a great boyfriend. He is the most patient man in the world. He always can makes me smile.
He treats me like a princess. oh! How blessed I am :') I do love him.
Hope that I can grow old with him and live happily ever after hoho

In this year, 2013, I feel so happy, more than words can say. It was huge, awesome, lovely, unforgettable moment..
I've got my dream bag from my Mom. Thanks Mom, I love you!
I've got special gift from God, my boyfriend, Bagus Dwi Ordika.
I've got two birthday cakes, flowers in bouquet, wishes, prayers etc.

At 23, I have got a great job as a Sales Executive Hotel, an quite outstanding hotel exactly.
I haven't graduated yet from university, that's what I called FAVOR! I got the job without any title on my name.
I am taking communication as major, and I do love it. My GPA is great.
It's 3,69. But I've got 1-C. I don't hope that I can be cum laude then.
One year to go before graduation, I'll do my best and I know that God will take the rest.
I have a super Mom, she is a hard worker although she is a single parent. I love her so much even when she is so talkative at all.
I have a handsome younger brother. He is studying at university too, taking information system as major.
We are on the same year. But I'll be graduated faster than him for sure. He is smart, he can looking for his own money. I'm so proud of him.

I have been being a teacher, a quality assurance at a pharmaceutical company. It was amazing experience at all.
I have so many best friends, and I know that they love me so much.

How happy my life is..

I love you, God!
Thanks for guiding me during this 23 years.. :')

Minggu, 01 Desember 2013

Before 23

23 tahun kurang sehari..

Ga berasa udah mau nambah umur lagi.
Review di  tahun ini ternyata belum banyak pencapaian yang berarti.

1. Gue masih belom bisa konsisten nulis di blog, diary atau apapun itu jenisnya. Mimpi buat jadi penulis kondang pun terpaksa harus gue simpen dulu buat tahun depan.

2. Di awal tahun, di saat gue akan memasuki semester 4, gue mendapatkan pekerjaan yang sangat-sangat membahagiakan sekaligus mengkhawatirkan. Gue direkrut bekerja sebagai Sales Executive Hotel di Ciater sana. Thanks God-nya gue ditempatin di Jakarta Sales Office-nya, di Cikini.
Di fase gue belajar banyak hal. Sempet kesulitan setengah mati sama pengaturan jadwal kerja-kuliah. Apalagi di awal masa probation, gue harus menjalani training selama sebulan lebih di kantor pusat alias hotelnya yang ada di Ciater. Di sana gue ngekos. Karena posisinya bener-bener deket sama gunung Tangkuban Perahu, setiap malemnya gue harus menikmati dinginnya udara yang menemani gue tidur. Sama sekali ga perlu AC di kosan gue ini. Dengan harga 250 ribu sebulan, gue bisa menikmati fasilitas semacam villa. Itu pun kantor yang bayar. Sungguh bahagianya hidup gue. Ditambah Ibu sama Bapak plus Teteh di kosan gue itu BAEEEE nya keterlaluan. Gue merasa diterima lebih dari sekedar keluarga sama mereka. God's FAVOR! Masa-masa training awalnya terasa sangat sangat menyenangkan, secara gue ga punya basic sama sekali soal hotel. Gue seneng banget bisa belajar dan tau seluk-beluk hotel beserta segala divisi-divisi yang terlibat di dalamnya. Ditambah ada resort yang menyediakan berbagai permainan, dan gue boleh coba gratis mulai dari flying fox, rumah hantu, 4D Cinema, ATV, gokart, berendem aer panas alam, panahan, fish spa theraphy dan masih banyak lagi hiburan menarik lainnya yang bisa gue dapatkan dengan cuma-cuma. Tapi setelah 2 minggu di sana, homesick pun melanda. Gue mulai kangen rumah beserta segala fasilitas yang ada di rumah. Gue kangen nyokap. Gue kangen kuliah. Masa-masa liburan juga udah berakhir, terpaksa gue extend liburan sekitar 2-3 minggu, apa daya kali ini gue kerja dan dibayar, jadi harus ikutin semua peraturan yang ada.

Masa-masa probation selama 3 bulan cukup membuat gue dag-dig-dug. Berat rasanya harus belajar hal-hal yang sangat-sangat masih baru. Mengingat basic sekolah gue itu Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBo) Ya, kimia!
Ketemu klien atau walk in guest (tamu-tamu yang langsung berdatangan ke hotel) cukup bikin gue gemeteran, tangan dingin, keringetan, dan mood ga karuan. Salah-salah sebut kata atau salah sebut harga udah jadi makanan sehari-hari. Kecupuan demi kecupuan gue temui selama masa training. Banyak hal baru yang gue alami di Sari Ater Hotel & Resort ini. Jadi Sales itu ga segampang keliatannya, sekalipun di tempat gue kerja ga ada yang namanya target secara signifikan,

Penolakan yang paling parah, sama halnya dengan perlakuan terhadap sales panci. Ga jauh beda.

Yah, segini dulu deh curhatnya~ hoho

Senin, 02 September 2013

Relationship and Future

"Relationship is not about I love you, you love me, let's get married"

Hmm..
Seiring dengan berjalannya usia, gue mulai sering ditanya-tanya soal kapan punya calon suami, kapan married, dll.
It sucks sometimes..

Sampai akhirnya gue dihadapkan pada statement di atas dan terngiang-ngiang sampai saat ini.
Hmm, bener juga ya, menikah itu memang tujuan akhir para pasangan yang menjalin hubungan, tapi pada kenyataannya ga segampang itu persiapan buat menikah.

Kemarin ini gue baru aja dikasih penjelasan mengenai fakta persiapan pernikahan dan manajemen keuangan setelah menikah.
Okay, it shocked me,
Malemnya gue langsung susah tidur dan sakit kepala.

"Berat juga yaa ternyata....Ga segampang keliatannya.."

Berikut gue akan mencoba menjabarkan dan membandingkan sedikit mengenai perbedaan di kala lajang dan sudah menikah.

Di kala single, gaji lu bersifat utuh. Seutuhnya menjadi milik lu. Bebas lu pake buat apapun, tanpa banyak pertimbangan dan tuntutan ini itu. Mau nyalon, beli baju, nongkrong, nonton, dll. UP TO YOU!

Di kala persiapan mau married.
"Lu harus siap buat nabung bareng, ngurangin kebiasaan lu yang cuma sekedar have fun dan buang duit"
OH MY! Berarti bakal jarang tuh bisa nongkrong bareng temen2, kuliner iseng-iseng, nonton film terbaru yang lagi hot, dan sebagainya.

Oke, say bye bye to the new gadget, sale, and other silly but fun things..

hmm.. Sekarang ini umur gue 22, sedikit lagi masuk 23. Belom terlalu tua-tua amatlah. Masih banyak mimpi yang pingin gue kejar. 1,5 taon lagi baru kelar kuliah, setelah itu cari kerjaan yang settle, gaji gede, domisili deket rumah, beli mobil sendiri, hepi2 sampe puas... baru deh setelah itu, emm.. mungkin siap untuk menikah.


Tapi ternyata, ga bisa! Justru sejak sekarang inilah gue harus mulai memanage kehidupan gue termasuk keuangan dengan sangat baik. Udah saatnya menabung dan mengurangi kegiatan-kegiatan buang-buang duit yang ga berdampak positif dan signifikan ke dalam kehidupan gue. Yu mari menabung, memanage kehidupan dengan baik, serius dalam bekerja (ambil ilmu dan perlebar jaringan sebanyak-banyaknya), serius dalam kuliah (supaya cepet beres), belajar pekerjaan rumah supaya kelak jadi ibu rumah tangga yang baik dan mulai mencintai anak kecil.. LOL

Yuuhuuu.. I'm coming!

Jumat, 23 Agustus 2013

Being a Sales Executive Hotel vs Struggling to get additional title for my name

Hey world, long time no share!

Sekarang gue udah pindah kerja ke sebuah hotel & resort di kawasan Ciater, Subang, yang cukup terkenal dengan air panas alaminya. Namanya kini lebih dikenal dengan sebutan Sari Ater.

Baru sekitar 6 bulan gue kerja disana, banyak temen dan ilmu baru yang gue dapetin. Kuliah beranjak semester 5, sedikit lagi skripsi dan akhirnya lulus. Well, 1.5 taun lagi gue bebas dari bangku perkuliahan.
Tapi faktanya, kehidupan terasa semakin berat ketika gue memutuskan untuk kuliah sambil bekerja.
Well, it's easier than done.
But here I am, trying my best to finish it well.

Sedikit refresh mengenai perkuliahan, di semester 1, mata kuliah masih cemen dan semua nilai bisa dapat A dengan mudah. Sehingga IP 4,00 bisa gue raih tanpa banyak perjuangan.
Di semester 2, gue sibuk kuliah sambil mengajar di tempat bimbingan belajar. Fokuspun terbagi, dan gue harus cukup puas dengan beberapa nilai B yang menyusup ke dalam kartu hasil studi gue. IP 3,60 gue anggap sebagai upah yang hmm masih cukup sepadan.
Di semester 3, strategi mengajar sambil kuliah sudah cukup gue kuasai, sehingga IP 3,88 bisa gue raih kembali.
Tibalah di semester 4, ketika gue memutuskan untuk mengambil kuliah kelas karyawan, yang memaksa gue untuk kuliah di jam-jam rawan yaitu di sore menjelang malam hari, di saat pikiran sudah bercabang dan fokus melayang-layang jauh di udara.
IP pun merosot tajam, hanya di 3 awal..

Intinya, gue belajar banyak hal. Belajar bersyukur sekalipun keadaan mengharuskan gue untuk hidup dalam perjuangan yang lebih berat. Thanks God!

Senin, 27 Agustus 2012

All about kids. It's amazing

Kids. I give them knowledge and they give me everlasting memory~

Rasa kehilangan yang teramat sangat selalu gue rasain tiap kali murid yang gue ajar private keluar dari tempat les.
Rasanya, kalau bisa sedikit gue gambarkan, ga beda jauh sama kehilangan pacar. Pedihnya sama.
Gue ngajar mereka cenderung pake afeksi yang mendalam. Gue ga segan-segan anggep mereka kayak anak gue. Intinya, gue selalu memikirkan bagaimana cara terbaik untuk bisa menciptakan cara belajar terbaik yang efektif dan ga kaku. Gue juga sering mendoakan mereka di saat menghadapi ulangan-ulangan.

Ya, I share my heart and life when I teach them.

Yang pertama kali berasa banget tuh Novena, kelas 5 SD.
Dia gue ajar selama kurang lebih 5 bulanan. Anaknya ceria, aktif, cerdas.
Menginjak kelas 6, peraturan di tempat bimbel terpaksa mengkondisikan dia untuk diajar oleh partner ngajar gue yang jauh lebih berpengalaman menghadapi anak-anak yang mau menghadapi ujian nasional.

Sayangnya, sang Mama menginginkan anaknya bisa mendapatkan kelas privat, sementara fakta yang ada, sang guru tersebut telah full schedule. Akhirnya dia pun beralihlah ke tempat bimbel lain. Menyisakan sejuta memori indah di otak gue.

Waktu dia udah ga les lagi, gue dan dia sempet BBMan panjang lebar, gue pun termehek-mehek. Sedih banget rasanya harus kehilangan murid yang extraordinary banget. Terlebih, di saat dia tuh bilang kalo dia tuh sayang sama gue, dan ga rela pindah les sama guru lain.

Sekarang kejadian yang sama terulang lagi, mungkin nantinya memang akan sering gue alami.
Namanya Kimberly Huang. Kimi. Begitu kami memanggilnya, kelas 4 SD.
Daya ingatnya baik, imajinasinya baik, berbakat dalam menggambar, terlihat dari berbagai gambar yang dia ciptakan di buku tulis dan papan tulis.

Anak ini sempat memberi gue penghapus unyu sebagai kenang-kenangan karena minggu ini minggu terakhir dia diajar sama gue. Sedih banget rasanya waktu dia bilang kalo Mamanya mutusin buat privat di rumah aja karena lokasi tempat les cukup jauh dan waktu belajarnya yang cuma sejam dirasa kurang cukup.
Segurat rasa kecewa di mukanya membuat gue semakin menggila. It hurts.

Terlebih tadi, ketika dia bilang,"Ci, nanti kalo aku kangen, aku sms cici ya, kita maen bareng."
Nangislah gue setelahnya (di rumah). Gue pengen banget meluk dia tadi tapi ga sanggup :(

dipikir-pikir, gue rapuh bangett yaa, kek anak labil. tapi gimana dong, emang udah keburu sayang bangettt...

August 27th, 2012
When kids drive me crazy

Minggu, 26 Agustus 2012

Passion & Vision

Passion adalah ketika lu mampu mengerjakan sesuatu tanpa merasa lelah padahal jelas-jelas yang lu lakukan jauh dari batas normal.
Passion adalah ketika lu mau mati-matian mengerjakan sesuatu tanpa menuntut imbalan, pure buat kepuasan diri sendiri. Ada seberkas rasa puas ketika lu mampu menyelesaikannya, bahkan tanpa pujian dari orang lain. That's PASSION.

Vision adalah ketika lu menemukan bahwa hidup lu berharga dan menyadari bahwa lu spesial, ditambah ketika lu menemukan satu tujuan dalam hidup lu yang lu rasa harus lu selesaikan hingga terealisasikan. Faktanya, ketika lu menemukan visi hidup,  ga segampang kelihatannya, akan banyak visi-visi lain yang mencoba menyusup dalam pemikiran lu. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, visi hidup yang benar akan tetap bersinar dan unggul dalam pikiran lu. Berbagai cercaan bahkan underestimate pun akan singgah dalam pencarian dan penggenapan visi hidup.

But, stay cool, keep focus and reach your vision by knowing your passion!


Minggu, 19 Agustus 2012

Everlasting Memory

Liburan Kuliah di akhir Semester 2

IP semester ini tidak akan seindah semester kemaren. Kalo di semester 1 gue bisa memperoleh semua nilai A untuk semua mata kuliah dan mendapatkan IP 4,0 sebagai nilai akhirnya. Semester ini gue harus belajar cukup puas dengan tiga buah nilai B untuk mata kuliah-mata kuliah yang ajaib dengan dosen yang agak "royal" dalam pemberian nilainya.

Di semester ini, gue emang agak mengesampingkan kuliah gue dan cukup concern dengan jadwal tambahan baru gue, mengajar. Ya, demi mengejar passion, gue ambillah jadwal mengajar senin, rabu, jumat. Alhasil, gue pun harus bolak-balik kampus dari hari Senin-Sabtu, kecuali Jumat dengan jadwal kuliah yang hemm bisa dibilang agak merepotkan.

Liburan kali ini gue dapet jatah libur 1,5 bulan. Cukup lama. Agak membosankan tapi cukup terbayar dengan upah mengajar tiap hari gue dari Senin-Jumat. Ya, gue anggap liburan kali ini sebagai jalan untuk belajar bekerja keras.

Banyak kejadian menarik yang terjadi antara gue dan murid-murid yang gue ajar selama liburan. FYI, gue mengajar sekitar 20an murid dalam 18,5 jam per minggunya dan mendapatkan upah jauh lebih besar dari duit gaji kantoran yang pernah gue alami selama kerja setahun. Melihat realita ini, gue pun jadi agak terpicu untuk melakukan yang terbaik.

Jurusan komunikasi yang gue ambil selama kuliah cukup berguna untuk menjawab berbagai pertanyaan asal yang kadang dilontarkan oleh berbagai jenis makhluk SD yang gue ajar. Kadang gue juga bisa terdiam menghadapi ulah anak-anak ini. Kelakuan aneh semacam mengemut pensil yang baru saja dmasukkan ke dalam hidung sampai fenomena mencebokki murid pernah gue saksikan dan lakoni. Gue anggap semua itu sebagai latihan untuk menghadapi anak gue kelak.

Berbagai banyolan indah yang mengisi hari-hari gue bersama mereka pun tersimpan rapi dalam memori, di antaranya:
Kimberly Huang, kelas 4SD, dia pernah berkata,"Cici, ketinggalan jaman nih, masa beneran belom punya pacar? Aku aja dulu pacaran dari TK sampe kelas dua, malahan aku dikasih bunga segala Ci."

Gue pun terdiam.

Atau,
"Cici kemaren PR yang cici kerjain ada yang salah loh. Gimana sih ci kok salah-salah begitu?"
Gue pun menjawab,"Maaf, kemaren cici teh ngantuk, jadi ajah ada yang salah. Hehe"

Di waktu lain:
"Ci, bencana alam yang terjadi di atas permukaan bumi apa sih?"
"Pesawat jatoh," jawab gue dengan sangat pasti.
Dan murid gue pun percaya, beberapa menit kemudian:
"Ci, kok di buku contohnya banjir, tanah longsor gitu sih ci, ga ada nih pesawat jatoh."
"Ah, kapan cici bilang pesawat jatoh? Cici lagi bercanda kali tadi.. hahaha"

Berakhir dengan tawa. Berhasil.

Ya, liburan yang cukup berkesan, diisi dengan berbagai kegiatan berguna, keliling kebon raya, maen basket sampai berenang. cukuplah untuk sedikit membakar lemak yang menumpuk di badan.

Semester depan akan segera gue jumpai dalam hitungan hari. Satu asa yang pasti, gue akan melangkah dengan lebih pasti. Cukuplah kiranya 2 semester pembelajaran yang telah banyak gue alami dengan suka duka di dalamnya. yeah, I'm ready to face the third semester! yihaaa~ I'll do my best!